Farmakovigilan Pada Pasien Lanjut Usia

Penulis: apt. Dewi Susanti Atmaja, S.Farm., M.Farm.Klin, Prof. Dr. apt. Yulistiani, Dra., M.Si, Prof. Dr. apt. Suharjono, Drs., MS, apt. Elida Zairina, S.Si., M.Ph., Ph.D, Prof. Dr. apt. Budi Suprapti, Dra., M.Si

Harga: Rp. 70.000

Buku ini membahas pentingnya farmakovigilans pada pasien lanjut usia, yaitu upaya pemantauan, deteksi, penilaian, pemahaman, dan pencegahan efek samping obat yang mungkin terjadi selama penggunaan terapi obat. Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan fisiologis yang memengaruhi proses penyerapan, distribusi, metabolisme, dan ekskresi obat. Kondisi ini membuat pasien lanjut usia lebih rentan mengalami reaksi obat yang merugikan, interaksi obat, serta kesalahan penggunaan obat akibat terapi yang kompleks dan penggunaan banyak obat sekaligus (polifarmasi).Melalui pembahasan yang sistematis, buku ini menguraikan konsep dasar farmakovigilans, karakteristik farmakoterapi pada lansia, jenis-jenis efek samping obat yang sering terjadi, serta strategi pemantauan dan pelaporan reaksi obat yang tidak diinginkan. Selain itu, buku ini juga menyoroti peran tenaga kesehatan—terutama dokter, apoteker, dan perawat—dalam memastikan keamanan penggunaan obat pada pasien lanjut usia. Dengan pendekatan yang praktis dan berbasis bukti, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, tenaga kesehatan, dan praktisi yang ingin meningkatkan keselamatan terapi obat pada populasi lansia.