Antara Emansipasi dan Ekstraksi: Wajah Baru Kosmopolitanisme di Era AI Generatif

Penulis: Amelia Fatimatuzzahra, Assyfa Bestari, Juan Farits Alhamid, Muhammad Iqbal Devanto, Alyaa Shaafiyah Arrasyid, Annisa Nadhifa Ramadhani

Harga: Rp. 70.000

Buku Antara Emansipasi dan Ekstraksi: Wajah Baru Kosmopolitanisme di Era AI Generatif mengkaji perubahan gagasan kosmopolitanisme di tengah perkembangan kecerdasan buatan generatif yang semakin memengaruhi kehidupan manusia. AI generatif membuka peluang besar bagi kreativitas, pertukaran pengetahuan, kolaborasi lintas batas, dan perluasan akses terhadap informasi. Namun, di balik potensi emansipatoris tersebut, hadir pula persoalan baru mengenai ekstraksi data, konsentrasi kekuasaan teknologi, ketimpangan digital, serta risiko marginalisasi kelompok dan budaya tertentu. Buku ini mengajak pembaca melihat secara kritis bagaimana teknologi AI membentuk kembali hubungan antara manusia, identitas, pengetahuan, budaya, dan kekuasaan dalam masyarakat global. Kosmopolitanisme di era AI tidak hanya berbicara tentang keterhubungan antarbangsa, tetapi juga tentang siapa yang memiliki teknologi, siapa yang mengendalikan data, dan siapa yang memperoleh manfaat dari perkembangan kecerdasan buatan. Dengan pendekatan kritis dan reflektif, buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, dan pembaca umum untuk memahami peluang serta tantangan membangun dunia yang lebih terbuka, adil, dan manusiawi di tengah percepatan transformasi teknologi.